Menerbangkan drone VEX AIR di dalam ruangan adalah pengalaman belajar langsung yang membutuhkan peran yang jelas, tanggung jawab bersama, dan kebiasaan keselamatan yang konsisten. Pedoman dalam artikel ini dirancang untuk membantu guru dan siswa memahami cara mengatur lingkungan dalam ruangan mereka agar mendukung pengoperasian drone yang aman. Saat melakukan penerbangan, semua siswa dan orang dewasa yang hadir bertanggung jawab untuk menjaga ruang aman untuk penerbangan.
Definisikan Area Penerbangan Dalam Ruangan
Lingkungan penerbangan dalam ruangan yang aman harus disiapkan sebelum drone dinyalakan. Ini termasuk menentukan ruang terbang yang terang dan bebas hambatan agar drone dapat terbang di dalamnya. Harus ada ruang yang cukup untuk lepas landas, mendarat, dan mengambil kembali drone. Area penerbangan Anda harus ditandai dan diberi label dengan jelas, sehingga semua siswa dan orang dewasa yang hadir mengetahui di mana dan kapan aktivitas drone berlangsung.
Batas Area Penerbangan
Menetapkan batas-batas yang ditandai dengan jelas untuk area penerbangan, stasiun pilot, dan zona penyangga adalah langkah pertama menuju lingkungan penerbangan yang aman. Berikut ini adalah panduan yang direkomendasikan untuk area terbang hingga dua drone:
- Area terbang berbentuk persegi berukuran 3m (~10 kaki), ditandai di lantai.
- Zona lepas landas dan pendaratan harus berada di permukaan yang rata di dalam ruang ini.
- Gunakan selotip, kerucut, tikar, atau penanda visual lainnya untuk menunjukkan batas-batasnya.
- Singkirkan meja, kursi, atau benda-benda lepas lainnya di dalam atau di sekitar area penerbangan sebagai persiapan untuk terbang. (Anda dapat memindahkan perabot kelas untuk menyiapkan area penerbangan Anda, lalu mengembalikannya ke tempat semula setelah selesai terbang.)
- Ruang vertikal yang jelas setinggi 2,5 meter (~8 kaki) di area penerbangan.
- Singkirkan semua dekorasi atau penghalang yang tergantung dari langit-langit di area penerbangan.
- Ruang yang ditentukan di sekitar area penerbangan untuk pilot, kopilot, dan pengamat.
- Stasiun pilot setidaknya berjarak 0,3 m (~1 kaki) di luar area penerbangan, ditandai di lantai.
- Satu stasiun pilot diperlukan untuk setiap drone (hingga 2 per area penerbangan).
- Zona penyangga minimal 1 meter (~3 kaki) di sekitar area penerbangan, ditandai di lantai.
- Semua siswa dan orang dewasa yang bertindak sebagai pengamat dan tidak secara aktif mengemudikan pesawat harus berada di dalam atau di luar Zona Penyangga selama penerbangan.
- Stasiun pilot setidaknya berjarak 0,3 m (~1 kaki) di luar area penerbangan, ditandai di lantai.
Gunakan gambar berikut sebagai referensi saat Anda menata ruangan Anda.
Jika Anda tidak memiliki ruang yang cukup untuk mengoperasikan drone dengan aman di lingkungan Anda, Anda dapat menjelajahi area dalam ruangan lain di sekolah Anda, seperti gimnasium, laboratorium, atau ruangan besar dengan furnitur yang dapat dipindahkan.
Catatan: Drone AIR hanya ditujukan untuk penggunaan di dalam ruangan. Ketinggiannya dibatasi hingga 8 kaki (2,5 m). Jangan mengoperasikan drone di luar ruangan.
Rambu-rambu Area Penerbangan
Pasang rambu-rambu yang mudah terlihat di dalam dan sekitar area penerbangan dalam ruangan, agar semua orang tahu di mana dan bagaimana berinteraksi dengan ruang tersebut.
- Beri label pada area penerbangan, stasiun pilot, dan zona penyangga.
- Tempelkan informasi dan pengingat prosedur di luar area penerbangan, agar terlihat oleh Stasiun Pilot:
- Ketinggian Z maksimum yang harus diatur pada drone
- Berhenti Darurat
- Peran dan Tanggung Jawab sebelum, selama, dan setelah penerbangan
- Pasang tanda di setiap pintu masuk ke ruang dalam ruangan untuk menunjukkan bahwa aktivitas drone sedang berlangsung di dalam, dan bahwa orang-orang harus menunggu untuk masuk ketika keadaan sudah aman.
Pertimbangan Lingkungan Lainnya
Penerbangan yang aman terjadi dalam lingkungan yang mendukung penerbangan yang lancar dan pilot yang fokus. Pastikan bahwa siapa pun yang berada di dalam, atau memasuki, ruangan atau area dalam ruangan tempat Anda menerbangkan drone mengetahui bahwa aktivitas drone sedang berlangsung.
-
Minimalkan gangguan di dalam ruangan.
- Pastikan semua siswa mengetahui apa yang harus mereka lakukan selama sesi penerbangan.
- Jaga agar volume suara tetap rendah selama penerbangan berlangsung.
-
Jaga agar pintu tetap tertutup dan lampu tetap menyala.
- Jaga agar pintu ruang kelas atau area dalam ruangan tetap tertutup sebisa mungkin.
- Pasang papan pengumuman di pintu untuk memberi tahu siapa pun yang masuk bahwa penerbangan drone sedang berlangsung. Pastikan bahwa siswa atau orang dewasa di ruangan tersebut hanya mengizinkan orang masuk ketika kondisinya aman.
- Pastikan area penerbangan terang benderang, dan hindari silau atau bayangan yang terlalu gelap.
-
Singkirkan semua hal yang dapat mengganggu pergerakan drone di dalam area penerbangan dalam ruangan.
- Matikan atau pindahkan kipas angin yang meniup udara ke area penerbangan.
- Tutup jendela di sekitar area penerbangan.
-
Siapkan stasiun pengisian daya.
- Tentukan lokasi di ruangan Anda tempat baterai dan pengontrol dapat diisi daya.
- Untuk mempelajari lebih lanjut tentang komponen pengisian daya di VEX AIR Kit, lihat artikel ini.
- Untuk mempelajari lebih lanjut tentang praktik terbaik pengisian daya baterai, lihat artikel ini.
-
Perhatikan batasan perekaman di sekolah Anda.
- Pastikan bahwa siswa tidak pernah menggunakan kamera drone untuk merekam siswa, staf pengajar, atau lingkungan sekolah tanpa izin yang semestinya. Segala bentuk perekaman penerbangan harus dilakukan sesuai dengan kebijakan privasi sekolah.
Menciptakan lingkungan dalam ruangan yang aman untuk penerbangan merupakan langkah pertama yang penting untuk memastikan keberhasilan siswa dan guru dengan VEX AIR. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pertimbangan manajemen kelas lainnya saat mengajar dengan VEX AIR, baca artikel ini.