Memupuk lingkungan tim yang mendukung secara sengaja memberikan dampak besar pada pengalaman siswa dan hasil tim Anda sepanjang musim. Budaya tim yang positif menciptakan kondisi yang diperlukan bagi tim untuk bekerja sama dengan sukses, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara individu, dan sebagai sebuah tim. Artikel ini menjelaskan strategi untuk menumbuhkan budaya tim yang positif bagi tim baru maupun yang berpengalaman.
Memulai Musim
Memastikan bahwa setiap anggota tim Anda merasa diterima dan dihargai apa adanya sejak pertemuan tim pertama sangat penting untuk meletakkan dasar bagi musim yang fantastis. Pada awal musim, aspek terpenting dalam menciptakan budaya tim yang positif adalah membantu siswa merasa nyaman bekerja sama, dan menetapkan harapan untuk pertumbuhan.
Cobalah untuk menerapkan beberapa ide berikut di awal musim Anda:
- Mulailah rapat tim dengan pemecah kebekuan. Kegiatan pemecah kebekuan dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk membantu siswa mengenal satu sama lain secara bertahap. Siswa harus merasa aman di lingkungan mereka sebelum mereka bersedia berbagi ide dan pendapat. Kegiatan seperti pertanyaan "Apakah Anda lebih suka?", atau "Dua Kebenaran dan Satu Kebohongan" merupakan pilihan berisiko rendah yang membantu siswa belajar tentang satu sama lain tanpa terlalu banyak risiko. Setelah siswa saling mengenal lebih baik, Anda dapat menggabungkan kegiatan membangun tim, seperti perburuan harta karun. Luangkan waktu untuk mencari kegiatan yang sesuai dengan kelompok siswa Anda!
- Memfasilitasi siswa dalam membuat aturan tim. Luangkan waktu di awal musim bagi siswa untuk menentukan aturan dan pedoman tim mereka sendiri. Ketika semua orang sepakat tentang cara berinteraksi satu sama lain, siswa akan berkolaborasi lebih baik, menghemat waktu dalam jangka panjang. Dan, lebih sedikit campur tangan orang dewasa akan dibutuhkan dari Anda! Siswa dapat mengikuti proses yang diuraikan dalam video di Sesi 1 Lab STEM Kompetisi 101.
- Prioritaskan penetapan tujuan. Dorong siswa untuk menetapkan tujuan yang dapat dicapai untuk musim tersebut. Meskipun memenangkan Penghargaan Keunggulan di acara bergengsi atau lolos ke Kejuaraan Dunia VEX merupakan tujuan jangka panjang yang mengagumkan, menetapkan tujuan yang mungkin mustahil dicapai dapat melemahkan motivasi tim yang baru atau belum berpengalaman. Bimbing siswa untuk memilih tujuan yang dapat mereka capai, seperti mencetak sejumlah poin tertentu dalam suatu kompetisi. Setelah tujuan itu tercapai, siswa selalu dapat menetapkan tujuan tambahan baru dan terus bergerak maju ke arah yang positif.
Sepanjang Musim
Pola pikir berkembang adalah keyakinan bahwa Anda dapat menjadi lebih baik dalam sesuatu melalui latihan, usaha, dan belajar dari kesalahan. Cara pandang terhadap pembelajaran ini penting bagi tim robotika untuk melakukan pekerjaan berulang yang dibutuhkan pada desain robot, pengkodean, dan pengembangan strategi. Akan tetapi, siswa tidak selalu memiliki pola pikir berkembang secara alami. Untungnya, ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mendorong siswa membangunnya dari waktu ke waktu dengan:
- Komunikasikan bahwa kegagalan adalah kesempatan untuk belajar. Jika suatu strategi tidak membuahkan hasil sesuai rencana, atau modifikasi pada robot tidak membuahkan hasil yang diharapkan, bimbing siswa untuk berfokus pada apa yang dapat mereka pelajari dari pengalaman tersebut. Beri tahu mereka bahwa apa yang mereka lihat sebagai kemunduran sebenarnya adalah informasi yang dapat mereka gunakan untuk membuat robot, kode, atau strategi mereka lebih kuat.
- Menekankan pada proses pembelajaran, bukan pada hasil. Sebutkan usaha dan kegigihan siswa, dan tunjukkan contoh bagaimana kegigihan mereka menghasilkan pertumbuhan. Hindari berfokus hanya pada kemenangan, karena hal itu dapat membuat tim menjadi patah semangat dan frustrasi.
- Rayakan kemenangan kecil. Anggap kemajuan bertahap sebagai langkah positif yang patut dirayakan. Misalnya, saat siswa mencapai salah satu sasaran yang mereka tetapkan untuk musim tersebut, terlepas apakah sasaran tersebut terkait dengan kemenangan atau tidak, luangkan waktu sejenak untuk mengakui dan merayakan pencapaian tersebut.
- Dorong pemecahan masalah yang fleksibel. Memberikan contoh keterampilan pemecahan masalah yang baik kepada siswa akan menunjukkan kepada mereka cara untuk tetap tenang, memikirkan tantangan selangkah demi selangkah, dan belajar dari kesalahan untuk menemukan solusi yang lebih baik.
Setelah Musim
Ketika musim berakhir, masih ada ruang untuk terus memperkuat budaya positif tim Anda. Merefleksikan musim bersama merupakan cara penting untuk membantu siswa menghayati pengalaman belajar mereka, menghargai kontribusi satu sama lain, dan mulai merencanakan musim berikutnya! Berikut beberapa cara untuk mengakhiri musim dengan catatan positif:
- Bercermin bersama sebagai satu tim. Luangkan waktu bagi siswa untuk mengingat kembali musim tersebut dan merenungkan apa yang berjalan dengan baik, dan apa yang akan mereka lakukan secara berbeda di lain waktu. Prosedur untuk sesi refleksi ini, serta petunjuk diskusi disertakan dalam 8 dari Lab STEM Kompetisi 101
- Rayakan kemajuan dan kerja sama tim. Akhiri musim dengan perayaan yang menyoroti pencapaian tim, besar dan kecil. Anda dapat memberikan penghargaan yang menyenangkan (seperti “Debugger Terbaik” atau “Desain Paling Kreatif”), membagikan tayangan slide momen-momen yang berkesan, atau mengundang keluarga ke acara unjuk kerja tim. Pertimbangkan untuk membiarkan siswa merencanakan perayaan yang paling sesuai bagi mereka. Memberikan pengakuan atas usaha siswa akan memperkuat rasa bangga dan rasa memiliki, dan akan mempersiapkan mereka untuk awal yang positif di musim berikutnya.
- Lihatlah ke depan bersama-sama. Jika siswa kembali pada musim berikutnya, beri mereka kesempatan untuk berbagi harapan mereka untuk tahun berikutnya. Keterampilan apa yang ingin mereka bangun? Sasaran apa yang ingin mereka tetapkan sebagai sebuah tim? Menjaga momentum membantu siswa tetap terlibat dan termotivasi untuk kembali.
Menciptakan budaya tim yang positif memerlukan perencanaan ke depan, dan hadir serta terlibat dalam proses sepanjang musim. Upaya ini akan membuahkan hasil besar dalam hal kepercayaan diri dan kerja sama tim siswa. Ketika siswa merasa dihargai, didukung, dan diberdayakan untuk belajar, tim Anda akan lebih tangguh, kolaboratif, dan sukses, baik di dalam maupun di luar lapangan.